SEKOLAH MENENGAH  NEGERI 3 PAINAN

TIK

PENGKABELAN

Semester : 1

No.1

Semua Jurusan

6 x 40 menit

 

  1. Objektif (Objectives):
  1.                                a.       Siswa dapat menggunakan crimping tools dan cable tester dengan tepat.
  2.                               b.       Siswa dapat membuat kabel lurus (straight cable) dan kebel silang (crossover cable) sesuai standar.
  3.                                c.       Siswa dapat membedakan penggunakan straight cable dan crossover cable.
  4.                                a.       Kabel UTP.
  5.                               b.       Tang Crimping.
  6.                                c.       Konektor RJ 45.
  7.                               d.       Pengetes kabel (Cable tester).
  8.                                e.       Komputer
  9.                                f.       Switch
  1. Peralatan (Equipment):
  1. Dasar Teori (Background):

Dalam praktikum ini, kita akan mempelajari bagaimana membuat pengkabelan jenis lurus (straight) dan silang (crossover), kemudian melakukan pengetesan dan koreksi apabila terdapat kesalahan.

Jenis-jenis pengkabelan adalah :

  1. Kabel lurus : digunakan untuk menghubungkan komputer ke hub/switch. Dalam tipe ini kedua ujung kabel memiliki urutan yang sama.

 

 

                  UJUNG KABEL 1

PIN

WARNA KABEL

1

Putih Oranye

2

Oranye

3

Putih Hijau

4

Biru

5

Putih Biru

6

Hijau

7

Putih Coklat

8

Coklat

 

UJUNG KABEL 2

PIN

WARNA KABEL

1

Putih Oranye

2

Oranye

3

Putih Hijau

4

Biru

5

Putih Biru

6

Hijau

7

Putih Coklat

8

Coklat

 

Gambar 1   Urutan kabel lurus (straight). 
 
    

  1. Kabel silang : digunakan untuk menghubungkan komputer ke komputer atau antar hub/switch. Teknologi sekarang memungkinkan hubungan antar switch/hub dengan kabel lurus. Dalam tipe ini kedua ujung kabel memiliki urutan yang berbeda. Kabel 1 disilangkan dengan kabel 3 dan kabel 2 disilangkan dengan kabel 6, intinya kabel pengirim disambungkan dengan bagian penerima pada sisi yang lain. Konfigurasi kabel silang seperti gambar 3.

UJUNG KABEL 1

PIN

WARNA KABEL

1

Putih Oranye

2

Oranye

3

Putih Hijau

4

Biru

5

Putih Biru

6

Hijau

7

Putih Coklat

8

Coklat

 

 

 

UJUNG KABEL 2

PIN

WARNA KABEL

1

Putih Hijau

2

Hijau

3

Putih Oranye

4

Biru

5

Putih Biru

6

Oranye

7

Putih Coklat

8

Coklat

 

Gambar 3   Urutan kabel silang (crossover

  1. Percobaan (Experiment):
  1.                        a.     Pembuatan dan pengetesan kabel lurus (straight cable)
    1.                                 1.     Pasang RJ 45 dengan crimping tool (cara perhatikan demonstrasi di depan).
    2.                                 2.     Tes kualitas pemasangan dengan LAN Tester. Perhatikan nyala lampu LED dan isi tabel percobaan a.

Untuk kabel tipe straight jika pemasangan benar, maka LED akan menyala secara berurutan dimulai dari no. 1 sampai 8.

b. Pembuatan dan pengetesan kabel silang (crossover cable)

1.  Ulangi langkah  percobaan a untuk kabel silang isi tabel percobaan B.

Untuk tipe cross, LED akan menyala dimulai dari no. 3, 6, 1, 4, 5, 2, 7 dan 8.

  1. Penerapan kabel lurus (straight cable) dan kabel silang (crossover cable ) pada komputer LAN (Local Area Network)
    1. Hubungkan komputer – switch (4 unit komputer) dengan kabel lurus dan antar swicth dengan kabel silang. 
    2. Set alamat IP komputer dengan 128.192.x.x subnet mask 255.255.0.0
    3. Buat workgroup yang sama untuk masing – masing komputer kelompok (netlabxx).
    4. Tes ping antar komputer dalam kelompok dan isi tabel percobaan C dan tabel percobaan D.
    5. Penerapan kabel silang (crossover cable) hubungan 2 komputer.
      1. Buat kabel cross sepanjang 2 meter sebanyak 2 buah.
      2. Hubungkan 2 buah komputer dengan kabel silang.
      3. Set alamat IP komputer dengan 192.168.x.x subnet mask 255.255.0.0
      4. Buat workgroup sama untuk 2 komputer tersebut.
      5. Tes ping antar komputer dan isi tabel percobaan E.
        1.                            1.     Buat analisa berdasarkan data pada tabel – tabel dari percobaan diatas !
        2.                            2.     Buat kesimpulan dari semua hasil percobaan !
  1. Tugas :

Jawaban :

Kesimpulannya :

v  Apabila salah satu kabel tidak terpasang dengan baik atau tidak sesuai dengan prosedurnya maka tidak akan terjadi hubungan atau tidak conect dengan netclient.

v  Jika kita dalam melakukan ping tapi muncul tulisan “ping request could not find host 192.168.xxxxxxxxxxx” berarti tidak terhubung dengan netclient.

  1. Pertanyaan (Question) :
  1.                        1.          Mengnapa dalam membuat kabel jenis lurus harus mengikuti standar yang ada ?
  2.                        2.          Secara logika saat membuat kabel lurus tentunya tanpa mengikuti standar tidak masalah asal 2 terminasinya memiliki urutan warna kabel yang sama. Bagaimana tanggapan anda ?
  3.                        3.          Pada kabel UTP terdapat 8 kabel yang dipilin secara berpasangan sedangkan yang digunakan hanya 4 kabel saja, jelaskan !
  4.                        4.          Kenapa pada sambungan komputer langsung atau atar switch/hub menggunakan jenis kabel silang?
  5.                        5.          Terdapat beberapa pilihan media kabel untuk membuat LAN, bagaimanakah pertimbangan – pertimbangan dalam pemilihan jenis kabel yang akan kita gunakan ?

Jawaban :

      1. Karena kalau tidak sesuai dengan standar yang ada maka antara satu komputer dengan komputer lain tidak akan terhubung.
      2. Tanggapan saya : jika urutan warna dari kabel 1 memiliki urutan yang sama dengan urutan warna pada kabel 2 tetap bisa di gunakan.
      3. 4 kabel saja namun dipilin masing – masing berpasangan contohnya putih hijau dengan hijau , dll.
      4. Karena kalau tidak menggunakan kabel silang tidak akan berhasil karena itu sudah menjadi aturan standar yang ada, yaitu ada 8 kabel dan beberapa nya disilang.
      5. Kita harus pinta-pintar dalam memilih kabel harus sesuai dengan keadaan yang di butuhkan karna ada banyak jenis kabel LAN. contohnya kabel thick koaksial biasanya digunakan untuk ethernet antar gedung. Kabel ini dikenal juga sebagai kabel RG-8 yang memiliki daya jangkau 500-2500 meter. Sedangkan kabel yang kita pakai sekarang adalah kabel thin koaksial yang dikenal dengan UTP LAN dengan topologi dan topologi ring. Daya jangkau ini dapat mencapai 300 meter.

 

  1. Lembar Kerja (Job Sheet) :

 Tabel Percobaan A (Kabel Lurus):

Main Tester

Remote

Kabel 1

Kabel 2

Kabel 3

Kabel 4

Kabel 5

Kabel 6

Kabel 7

1

 ON

 ON

 

 

 

 

 

2

 ON

 ON

 

 

 

 

 

3

 ON

 ON

 

 

 

 

 

4

 ON

 ON

 

 

 

 

 

5

 ON

 ON

 

 

 

 

 

6

 ON

 ON

 

 

 

 

 

7

 ON

 ON

 

 

 

 

 

8

 ON

 ON

 

 

 

 

 

 

 Tabel Percobaan B (Kabel Silang):

Main Tester

Remote

Kabel 1

Kabel 2

Kabel 3

Kabel 4

Kabel 5

Kabel 6

Kabel 7

1

 ON

 ON

 

 

 

 

 

2

 ON

 ON

 

 

 

 

 

3

 ON

 ON

 

 

 

 

 

4

 ON

 ON

 

 

 

 

 

5

 ON

 ON

 

 

 

 

 

6

 ON

 ON

 

 

 

 

 

7

 ON

 ON

 

 

 

 

 

8

 ON

 ON

 

 

 

 

 

 

 Tabel Percobaan C (Test connectivity):

IP Address / netmask

        Netserv….

192.168.1.12…………………     ……………………

        Netclient….

192.168.1.22…………………     ……………………

        Netclient….

…………………     ……………………

        Netclient….

…………………     ……………………

        Netclient….

…………………     ……………………

          

 

No

 

Netserv ..

Netclient..

Netclient..

Netclient..

Netclient..

1

Netserv….

 Replay

 Replay

 

 

 

2

Netclient….

 

 

 

 

 

3

Netclient….

 

 

 

 

 

4

Netclient….

 

 

 

 

 

5

Netclient….

 

 

 

 

 

               

 *) Isikan : replay atau no. 

 Tabel Percobaan D (Test quality & connectivity):

No

Ping server to ….

Bytes

Times

TTL

1

 192.168.1.12

 32

 1ms

 128

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 Tabel Percobaan E (Hubungan langsung)

No

Ping to ….

Bytes

Times

TTL

1

 192.168.1.12

 32

 1ms

 128

2